Benarkah Nama YaHWeH Tidak Boleh Dipanggil ? Nama Kudus TUHAN
Tetragramaton YHWH yang dilafalkan YaHWeH, adalah Nama Kudus Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, dunia dan segala isinya (Mazmur 24:1-2).Nama Kudus Tuhan tidak dapat diterjemahkan kedalam bahasa apapun ataupun diganti dengan nama yang lain, karena nama mencerminkan otoritas dan pribadi yang tersembunyi.
Bapa YaHWeH ingin dikenal umat-Nya sebagai Elohim dari Abraham, Ishak dan Yakub. Yaitu "El Sadday", yang mampu memberikan jaminan pemenuhan segala yang dijanjikan. "EHYEH ASHER EHYEH" ( I AM WHO I AM/ AKU ADA YANG AKU ADA), yang artinya : Aku adalah Elohim yang setia pada janji-Nya (setia dengan perjanjian/covenant) yang selalu sedang berkarya untuk membebaskan umat-Nya".
Nama YaHWeH yang menunjuk pada karya Elohim yang menemukan pemenuhannya dalam "YESHUA HaMashiakh", yaitu "Nama diatas segala nama". "LIHAT TANGAN, LIHAT PAKU".
Benarkah nama Yahweh tidak boleh dipanggil? Boleh! Bahkan diperintahkan.Mengatakan bahwa nama YaHWeH terlalu suci untuk diucapkan, merupakan misinterpretasi terhadap Keluaran 20:7.Ayat ini tidak memaksudkan bahwa kita tidak boleh sama sekali memanggil nama YaHWeH, MELAINKAN berhati hati dan menggunakan nama itu bukan untuk melegalisasi prilaku yang jahat.
Biarlah Tanakh sendiri yang menjelaskan pada kita, mengenai apa yang
dikehendaki oleh Yahweh Sang Pencipta.Perhatikanlah beberapa firman YHWH di
bawah ini :
1 Tawarikh 16:8 “Bersyukurlah kepada
YaHWeH, panggilah nama-Nya,perkenalkanlah nama-Nya diantara bangsa bangsa “
Mazmur 22:23 “Aku akan memasyurkan nama-Mu kepada saudara saudaraku dan memuji
muji Engkau di tengah tengah jemaah “
Mazmur 105:1 “Bersyukurlah kepada YaHWeH,serukanlah nama-Nya,beritahukanlah
perbuatan perbuatan-Nya diantara bangsa bangsa “
“Dan pada hari itu kamu akan berkata,”Bersyukurlah kepada YaHWeH,panggillah
nama-Nya,beritahukanlah perbuatan perbuatan-Nya diantara bangsa
bangsa,ingatkanlah agar nama-Nya ditinggikan”( Yesaya 12:4)
Frasa, “qiru bishemo “(panggillah nama-Nya) dan “asaprah shimkha “(
menceritakan nama-Mu) memberikan indikasi penting bahwa umat YaHWeH sebelum
pembuangan Babilon, mengucapkan nama itu dalam Ibadah, doa,nyanyian dan
percakapan sehari hari.Tindakan ini dikarenakan YaHWeH
memerintahkan-Nya,”....lema’an saper shemi ( dan supaya nama-Ku dimahsyurkan di
seluruh bumi “Keluaran 9:16).
Berkaca terhadap Tanakh sebagai otoritas tertinggi umat YaHWeH, maka pelarangan penggunaan nama YaHWeH tidak mendapatkan rujukan teologis yang kuat.Itu hanyalah “halakhah rabinik” setelah pembuangan Babilonia, untuk tujuan menyucikan nama YaHWeH.
HaKadosh barukh Hu
Hallelu-Yah
Amen
Komentar
Posting Komentar