"Hutang Kita Ke Israel"
Kutipan dari buklet, "Hutang Kita ke Israel." (Oleh : Derek Prince)
Penting bagi kita semua untuk mengakui kebenaran dari apa yang Tuhan Yesus (Adonai Yeshua) katakan kepada perempuan Samaria di sumur: “Keselamatan datang dari bangsa Yahudi” (Yohanes 4:22). Tanpa orang Yahudi, kita tidak akan memiliki bapa bangsa, tidak ada nabi, tidak ada rasul, tidak ada Alkitab—dan tidak ada Juruselamat! Tanpa semua ini, berapa banyak keselamatan yang akan kita terima? Tidak ada! Alkitab memperjelas bahwa Elohim menuntut orang Kristen dari semua bangsa lain untuk mengakui hutang mereka kepada orang Yahudi dan melakukan apa yang mereka bisa untuk membayarnya kembali. Dalam Roma 11:30–31, Paulus menyimpulkan apa yang dia katakan tentang hutang dan tanggung jawab orang Kristen bukan Yahudi terhadap Israel.
Karena seperti kamu [orang bukan Yahudi] yang dulunya tidak taat kepada Tuhan, namun sekarang telah memperoleh belas kasihan melalui ketidaktaatan [Israel] mereka, demikian juga [orang Israel] ini sekarang juga tidak taat, bahwa melalui belas kasihan yang ditunjukkan kepadamu [orang bukan Yahudi] mereka [Israel] juga dapat memperoleh belas kasihan.
Dengan kata lain, karena belas kasihan Tuhan yang telah datang kepada kita orang Kristen bukan Yahudi melalui Israel, Tuhan meminta kita pada gilirannya untuk menunjukkan belas kasihan kepada Israel. Bagaimana kita akan memenuhi kewajiban ini? Berikut adalah empat cara praktis yang dapat kita lakukan.
Pertama, kita bisa memupuk dan mengungkapkan sikap cinta yang tulus kepada orang Yahudi.
Kedua, kita dapat menikmati dan mendemonstrasikan kelimpahan berkat Elohim di dalam Kristus sedemikian rupa sehingga orang Yahudi dapat dibuat cemburu dan menginginkan apa yang mereka lihat kita nikmati.
Ketiga, kita dapat mencari kebaikan Israel melalui doa dan permohonan kita, seperti yang Alkitab anjurkan untuk kita lakukan. (Lihat Roma 10:1.)
Keempat, kita dapat berusaha membayar hutang kita kepada Israel dengan melakukan tindakan kebaikan dan belas kasihan yang praktis.
Terima kasih, Tuhan, bahwa Engkau berkomitmen untuk Israel. Saya bersyafaat untuk bangsa itu sekarang. Saya mengakui hutang saya kepada orang Yahudi, dan saya menyatakan bahwa saya akan membayarnya dengan cara yang praktis, juga dengan menunjukkan belas kasihan—karena Tuhan tidak akan meninggalkan umat-Nya. Amin
Shalom aleikhem

Komentar
Posting Komentar