Postingan

“SHABBAT TANDA PERJANJIAN TUHAN BAGI UMAT-NYA”

Gambar
  "Jadi, masih ditinggalkan suatu Sabat perhentian bagi umat Elohim.Sebab, siapa yang masuk kedalam perhentian-Nya, maka dia telah berhenti dari pekerjaan-pekerjaannya, sama seperti Elohim dari pekerjaan-pekerjaan-Nya.Oleh karena itu, biarlah kita bergegas untuk masuk kedalam perhentian itu, supaya jangan ada seorang pun yang jatuh ke dalam contoh yang sama dari ketidaktaatan" ( Ibrani 4:9-11)   Dalam Imamat 23, YaHWeH, Elohim menetapkan 8 hari raya untuk dirayakan oleh umatNya.   Yang pertama ditetapkan adalah hari raya mingguan yang disebut Shabbat, kemudian 7 hari raya yang dirayakan setiap tahun sekali, yaitu Pesakh, Roti Tak Beragi, Buah Sulung, Shavuot(Pentakosta), Yom Truah/Rosh Hashana (Sangkakala), Yom Kippur (Pendamaian) dan Sukkot (Pondok Daun/Tabernakel). Dalam konteks alkitabiah, Shabbat dirayakan untuk mengingatkan bahwa Tuhan berhenti pada hari ketujuh dalam minggu penciptaan alam semesta; dan juga untuk mengingatkan penebusan Israel dari perbudak...

Tujuh Hari Raya Elohim YaHWeH Yaitu Sheva Moedim Dalam Kitab Torah

Gambar
  Di Sinai YaHWeH memberikan Torah. Dalam Torah, YaHWeH menetapkan Moedim (waktu-waktu yang tetap) atau hari-hari raya yang berjumlah tujuh (sheva moedim). Ketujuh perayaan tersebut adalah (Imamat 23:1-44) sbb: 1.          Pesakh (14 Nisan) 2.          Ha Matsah (15 Nisan) 3.          Sfirat ha Omer (menghitung omer setelah shabat moedim) 4.          Shavuot (hari kelimapuluh setelah menghitung omer) 5.          Yom Truah /Rosh ha Shanah (1 Tishri) 6.          Yom Kippur (10 Tishri) 7.          Sukkot (15-21 Tishri) Rasul Paulus berkata dalam Kolose 2:15-16 sbb: “Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun ha...

Adonai YESHUA Ikut Merayakan Hari Raya Hannukah Yaitu Pentahbisan Bait Suci Yerusalem

Gambar
  “Dan tibalah perayaan Penahbisan di Yerusalem, dan saat itu adalah musim dingin. Dan YESHUA berjalan di bait suci, di Serambi Salomo” ( Yohanes 10:22-23 )     Sebagai orang percaya dan murid YESHUA, kita juga ikut merayakan Hari Raya Hannukah, karena perayaan ini memiliki makna teologis yang menguatkan iman percaya kita di dunia, sebagai prajurit HaMashiakh,bahwa tubuh kita ini adalah kemah suci Roh Kudus, yaitu Bait Suci Tuhan.   Alkitab yaitu Tanakh dan Brit Chadasha (Kitab Injil Rasuli) menyaksikan bahwa bait suci TUHAN ada 3 yaitu : 1.       Bait Suci Elohim, YaHWeH di Yerusalem, Israel 2.       Bait Suci Elohim di Shamayim ( Yerusalem Baru ) 3.       Tubuh orang percaya yang sudah dilahir barukan oleh Roh Kudus (pengikut Mashiakh Yeshua)   Iblis yang merupakan penguasa dunia ini dan Ilah zaman ini, ingin merusak dan menghancurkan dan menajiskan bait suci Tuhan.H...